Posts

Covid 19: Survival Leadership

Beberapa hari yang lalu, saya dan beberapa rekan melakukan perjalanan ke Jambi, untuk urusan pekerjaan. Ada pengalaman menarik saat saya dan rombongan hendak kembali ke Palembang. Sesaat sebelum melakukan perjalanan pulang, kami mampir ke sebuah café kopi, saya lupa nama café nya, tapi lokasinya di seberang persis Swissbel Hotel Jambi. Konon, café ini   biasanya beroperasi sebagaimana café-café lainnya. Ada barista, ada kue-kue yang menemani, dan tentunya ada pengunjung yang setia berjam-jam duduk dengan aktivitasnya menikmati kopi dan kue. Pada saat krisis covid saat ini, tentu café ini pun terkena imbasnya, sama seperti café kopi atau pun banyak sektor bisnis lainnya. Namun, yang menarik, di saat yang lain banyak tutup, café ini masih tetap operasi dan bisa mempekerjakan karyawanya hanya dengan mereka rubah sedikit model bisnisnya. Perubahan apa yang mereka lakukan? Pertama, meja resepsi untuk melakukan pesanan mereka pindah di depan ruko yang hampir seluruhnya berupa d...

Covid 19 : Perlukah Cut Loss??

Bagi Anda yg aktif di dunia trading saham, pasti sering mendengar dan mempraktekkan apa itu Cut Loss. Praktisnya, cut loss adalah sebuah tindakan melepas saham, untuk menghindari kerugian yg jauh lebih besar. Akan tetapi sejatinya, cut loss tidak hanya merupakan strategi yang dilakukan oleh trader saham saja, melainkan juga bisa menjadi bagian strategi internal perusahaan untuk menekan kerugian yang lebih besar. Adakanya perusahaan terpaksa memilih opsi yang lebih merugikan perusahaan dalam jangka pendek, namun lebih menguntungkan dalam jangka panjang, atau minimal mengurangi kerugian yang diderita dalam jangka panjang. Pertanyaannya, kapan kita harus melakukan cut loss?? Tentu setiap perusahaan memiliki pertimbangan dan momentum sendiri mengenai kapan waktu yang tepat untuk melakukan cut loss, tergantung banyak faktor. Cut loss umumnya menjadi langkah terakhir yang dipilih perusahaan ketika alternatif-alternatif lainnya sudah buntu, sudah “mentog”, tidak ada pilihan lain yg lebi...

Covid 19 : Apa Yang Harus Dilakukan Perusahaan??

Saat ini boleh dibilang ekosistem kita berubah, di luar prediksi... semua terkena dampak & semua harus menyesuaikan kalau mau survive, ada yang cukup melakukan mutasi (review bisnis plan / proses bisnisnya), ada yang cukup shifting sebentar sambil merancang strategi (masuk pit stop), tapi ada juga yang memang harus evolusi (mengganti secara total bisnisnya). Usaha di sektor kebutuhan primer seperti energi, makanan pokok, listrik, mungkin cukup sedikit merubah bisnis plan nya, dari semula offline, menjadi online delivery.. LPG & beberapa produk Pertamina termasuk salah satunya yang memungkinkan menggunakan skema ini. Bright Gas yang semula konsumen beli langsung ke outlet, dirubah menjadi online delivery (demikian juga beberapa produk seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dll) meski masih selektif di beberapa lokasi. Contoh lain, warung2 makan yang semula offline, menjadi usaha pesan antar. Bahkan tidak sedikit gerai besar seperti Transmart yang mulai mengonlinekan dagang...